Kaos itu dulunya pakaian dalam

Tahu gak gimana sejarah T-shirt atau kita biasa menyebutnya dengan kaos oblong? Jadi sebenarnya baju tanpa kancing ini sudah dikenal jauh pada tahun 1800-an dulu. Awalnya kaos ini digunakan oleh para pekerja kasar khususnya para pekerja tambang. Kendati demikian jenis pakaian yang satu ini baru popular ketika terjadi perang Amerika melawan Spanyol pada tahun 1989.

Meski begitu kaos ini dulunya tidaklah diperuntukan untuk digunakan begitu saja. Karena fungsinya adalah untuk menjadi pakaian dalam. Jadi para tentara dan pekerja tambang itu menggunakan kaos oblong polos berbahan adem dan enak ini di bawah seragam mereka. Jadi seandainya kita hidup di masa itu dan keliaran di jalanan menggunakan kaos oblong kita akan dibilang gila! :D

Seiiring perkembangan waktu para pekerja pertanian mulai menggunakan kaos ini untuk bekerja di ladang (tanpa menggunakan pakaian luar lagi). Para petani ini kadang pergi ke kota untuk berbelanja hanya dengan menggunakan T-shirt saja. Aksi para petani ini menular pula kepada para tentara.Di waktu luang mereka ketika tidak bertugas, para prajurit ini memilih ‘hanya’ menggunakan kaos oblong polos mereka saja. Penggunaan t-shirt di luar ini semakin populer ketika aktor Marlon Brando dalam film A Streetcar Named Desire pada tahun 1951 menggunakan kaos di filmnya.

Lalu sejak kapan t-shirt memiliki sablon atau gambar seperti kaos distro yang kita kenal sekarang? Nah ini berawal dari Miami Florida di tahun 1950-an. Pemilik-pemilik resort dan panti pribadi mencetak nama-nama penginapan mereka. Dari sini pulalah kemudian industri perusahaan sablon kaos mulai berkembang.

Bagaimana industri ini kemudian berkembang? Tunggu di post berikutnya yah!

Lihat juga:

  1. Koleksi kaos promosi saya itu
  2. Giliran Vidi Aldiano masuk ke bisnis pakaian!
  3. Fenomena kaos couple!
  4. Kaos distro apaan sih?
  5. Launching Program Afiliasi Lessthanthirteen