Less than thirteen
We never sell our stuff more than thirteen pieces

Kaos distro apaan sih?

Sering dengar istilah Kaos distro? Atau malah sering menggunakan istilah ‘baju-baju distro’? Tapi sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan distro itu?

Jadi ceritanya sekitar era tahun 1990-an banyak bermunculan band-band indie label. Group musik ini terdiri dari anak-anak muda dengan idealisme tinggi sehingga enggan tunduk pada aturan-aturan yang ada pada major label. Karena itu mereka berusaha mengembangkan sendiri pemasaran musik mereka.

Untuk mendukung tujuannya ini mereka membutuhkan dana yang tidak sedikit. Karenanya kemudian mereka berkreasi dengan menjual CD/kaset yang mereka kemas sendiri melalui toko yang juga mereka buat sendiri atau hanya sekedar titip kepada teman. Tidak Cuma berhenti disitu, mereka pun mulai menjual merchandise, baju-baju, pakaian yang pada akhirnya disebut dengan kaos distro tadi.

Semangat ini kemudian menular kepada komunitas lain di luar musik. Munculah kemudian distro dari anak-anak skateboard, BMX, hingga komunitas pencinta surfing. Pada perkembangannya kaos distro dan segala pernak-perniknya yang lain dengan cepat diterima oleh kalangan remaja. Penyebab utamanya tak lain karena barang-barang yang diproduksi oleh distro selalu dalam jumlah terbatas. Hal ini bukan semata karena kesengajaan eksklusivitas tapi lebih kepada keterbatasan modal. Tak heran jika kemudian segmennya pun mulai berkembang dari sekedar remaja menjadi meluas ke kalangan umur yang lebih mapan.

Namun toh semangat ini akhirnya ‘terciderai’ ketika sejumlah distro berkembang. Dengan kapasitas modal yang membengkak seiring keuntungan yang didapat akhirnya para distro ini mampu memproduksi barang-barangnya secara massal pula. Akhirnya lambat laun keeksklusivitasan merk distro tertentu pun perlahan memudar. Apalagi sebagian pebisnis kelas kakap pun tak segan untuk kemudian mengucurkan dananya kepada merk-merk distro yang telah memiliki nama.

Fenomena distro akhirnya kembali kepada kenyataan yang ada. Tetap mempertahankan semangat eksklusivitas atau tergerus dengan kekuatan modal dan potensi pasar yang besar!

Related Posts

  1. Giliran Vidi Aldiano masuk ke bisnis pakaian!
  2. Kaos itu dulunya pakaian dalam
  3. Kaos itu mulai bergambar
  4. Lomba lukis kaos khusus anak cacat
Posted on: April 27, 2009
Tags: >

Comments


5 Responses to “Kaos distro apaan sih?”

  1. Adi F. Paputungan
    May 19th, 2009 @ 3:48 am

    Hiii there… toko yang bagus. Tee-nya juga ok2. Saya mau tulis di blog saya ttg bisnismu ini. Minta ijin utk gunakan pics logo dan beberapa pics tee-nya. Is it OK?
    Oya, alamat blog-nya http://mandimatahari.blogspot.com/. Saya update kamu lagi kalau postingan ttg lessthanthirteen sudah keluar. Sukses ya.. (saya, tee Turn Me On sudah habis. I love it)

  2. ALMA
    June 24th, 2009 @ 4:39 pm

    ayo ngumpul……..

  3. putra alif
    September 6th, 2009 @ 2:23 pm

    mas-mas ato mbak-mbak

    kasih tau dunk webnya merk-merk baju distro.jadi aku gak cuma beli bajunya aj.tp tau jg asalnya darimana

  4. nama decky
    January 2nd, 2010 @ 8:19 pm

    ksh tau dnk toko resmi distro d palembang

    byr g kn tipu olh oknum yg mngcerkan……

    aku pnggmr pkaian dstro……

    krm lwt email q yawwww.

  5. Lawrence Reger
    March 7th, 2010 @ 2:58 am

    Rather superb entry, definitely useful stuff. Never ever considered I’d find the facts I need right here. I have been looking everywhere in the internet for some time now and had been starting to get discouraged. Fortunately, I happened across your blog and received precisely what I was searching for.

Leave a Reply





Lessthanthirteen.com on Facebook
  • Recent Blog Post

  • Hot topics

  • Blog category

  • Our blog archive

  • Sablon kaos sendiri!

    sablon kaos satuan
  • Exchange rate

  • Pesanan anda belum sampai?

    Periksa disini, masukkan nomor Resi Pengiriman: