Dagadu melawan pembajakan

Selama 17 tahun Dagadu menjalankan bisnis t-shirt, ribuan desainnya sudah banyak dibajak oleh pengusaha lain. Meski selama ini terkesan diam saja namun pihak Dagadu mengaku sudah mengingatkan pihak terkait tentang pembajakan desain kaosnya ini.

Direktur PT Aseli Dagadu Djokdja Ahmad Noor Arief kepada wartawan di Royal Garden Resto, Alun Alun Utara Yogyakarta tanggal 8 yang lalu mengatakan pihaknya telah mencari berbagai cara untuk menekan pembajakan produknya.

Sebelumnya pihak Dagadu bahkan sudah mengundang  kalangan ahli, budayawan, praktisi untuk membicarakan masalah pembajakan ini. Semua pihak sepakat bahwa pembajakan merupakan pengingkaran kebudayaan dan kemanusiaan. Karena itu harus diberantas terutama di Jogja yang menjadi pusatnya Dagadu dan  notabene gudangnya industri kreatif.

Meski menurut Kuasa hukum PT Aseli Dagadu Djokdja, pembajakan merupakan delik aduan dan bisa diajukan secara perdata, namun pihak Dagadu belum melirik ke arah sana. Mengingat pembajakan produk Dagadu melibatkan pengusaha kecil dan besar.

Karena itu untuk pertama Dagadu akan mengundang pengusaha kecil untuk diberikan solusi dan jalan tengah bagi yang membajak merk Dagadu. Baru kemudian mereka akan beralih ke pengusaha besar yang tentunya akan mendapat perlakuan yang berbeda dengan pengusaha kecil tadi.

Intinya Dagadu menyatakan perang terhadap pembajakan!

Lihat juga:

  1. Dagadu sebuah perlawanan dari djokja
  2. Kaos Tuhan sudah mati!
  3. Jual kaos lewat komunitas ala gantibaju.com
  4. Kaos joger sukses bermodal satu toko
  5. Hubungan kaos, gempa dan payudara